Duh! Bocah 13 Tahun Telan 100 Magnet Neodymium, Berujung di Meja Operasi

Anton Suhartono
Seorang bocah 13 tahun di Selandia Baru nekat menelan 100 magnet berdaya tinggi atau neodymium (Foto: Handout)

“Magnet-magnet ini tampaknya berada di bagian usus terpisah yang saling menempel karena gaya magnet,” kata dokter.

Para dokter mengatakan, tekanan magnet menyebabkan nekrosis atau kematian jaringan di empat area usus halus dan sekum, bagian dari usus besar pasien.

Para ahli bedah melakukan operasi untuk mengangkat jaringan mati serta mengambil magnet. Anak tersebut diperbolehkan pulang setelah 8 hari dirawat.

“Kasus ini tidak hanya menyoroti bahaya menelan magnet tapi juga bahaya pasar online bagi populasi anak-anak,” kata penulis makalah laporan ilmiah tersebut, yakni Binura Lekamalage, Lucinda Duncan-Were, dan Nicola Davis.

Operasi untuk menelan magnet dapat menyebabkan komplikasi di kemudian hari seperti obstruksi usus, hernia perut, dan nyeri kronis, kata mereka.

Sementara itu Temu meluncurkan penyelidikan untuk memastikan kepatuhannya terhadap persyaratan keselamatan di Selandia Baru. Perusahaan turut prihatin mendengar operasi yang dijalani pasien.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 hari lalu

Gempa M6 Guncang Pulau Kermadec Selandia Baru, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

1 bulan lalu

Perdana! Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1

3 bulan lalu

Pemain Piala Dunia 2026 Paling Tidak Dikenal Mendadak Viral Berkat Media Sosial

6 bulan lalu

Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal