Duh, Bunuh Diri di Jepang Melonjak saat Gelombang Kedua Pandemi Covid

Ahmad Islamy Jamil
Warga Jepang di tengah pandemi Covid-19 (ilustrasi). (Foto: AFP)

Suga kemudian memperluas status darurat itu ke tujuh prefektur lainnya, termasuk Osaka dan Kyoto.

Menteri Rerformasi Administrasi dan Peraturan Jepang, Taro Kono, pada Kamis lalu mengatakan bahwa pemerintah akan mempertimbangkan untuk memperpanjang keadaan darurat Covid, sepanjang itu tidak mematikan ekonomi.

“Orang-orang khawatir akan Covid-19. Tetapi banyak juga orang bunuh diri karena kehilangan pekerjaan, kehilangan penghasilan, dan tidak bisa melihat harapan. Kami perlu mencapai keseimbangan antara mengatasi Covid-19 dan mengelola ekonomi,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut

3 hari lalu

Pemerintah Putuskan Seluruh Bansos Dibagikan Lewat Kopdes Merah Putih

3 hari lalu

Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari

4 hari lalu

PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!

9 hari lalu

Penerima PKH dan BPNT Bakal Didorong Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal