Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Duka, Ilustrator Kiki's Delivery Service Akiko Hayashi Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Duh, Bunuh Diri di Jepang Melonjak saat Gelombang Kedua Pandemi Covid

Selasa, 19 Januari 2021 - 08:22:00 WIB
Duh, Bunuh Diri di Jepang Melonjak saat Gelombang Kedua Pandemi Covid
Warga Jepang di tengah pandemi Covid-19 (ilustrasi). (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut studi tersebut, penurunan angka bunuh diri di Jepang pada periode Februari-Juni 2020 dipengaruhi oleh beberapa faktor yang terkait dengan penanganan wabah Covid-19, seperti subsidi pemerintah, berkurangnya jam kerja, dan penutupan sekolah. 

Namun, penurunan itu berbalik pada bulan-bulan berikutnya. Tingkat bunuh diri di negeri samurai melonjak 37 persen pada kelompok perempuan. Jumlah itu sekitar lima kali lipat tingkat bunuh diri di kalangan pria Jepang.

Menurut riset tersebut, kenaikan angka bunuh diri itu disebabkan pandemi berkepanjangan telah mengoyak-ngoyak industri yang didominasi perempuan. Di samping itu, pandemi juga meningkatkan beban psikis pada kaum ibu yang bekerja, sementara pada saat yang sama kekerasan dalam rumah tangga juga terus meningkat.

Studi yang disusun berdasarkan data Kementerian Kesehatan dari November 2016 hingga Oktober 2020 itu juga menemukan bahwa tingkat bunuh diri anak di Jepang melonjak 49 persen pada gelombang kedua pandemi virus corona. Fenomena itu terjadi seiring dengan periode pascapenutupan sekolah secara nasional.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, pada bulan ini menyatakan keadaan darurat Covid-19 untuk Tokyo dan tiga prefektur sekitarnya. Langkah itu sebagai upaya untuk membendung kebangkitan kembali wabah virus corona. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut