Duh! Puluhan Staf WHO Lecehkan Banyak Perempuan, Korban Hamil dan Dipaksa Aborsi

Ahmad Islamy Jamil
Logo WHO (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Namun, ternyata sopir itu membawanya ke sebuah hotel. Di sana, Jolianne diperkosa pelaku hingga hamil dan melahirkan anak.

Beberapa perempuan Kongo yang sudah dipekerjakan di WHO mengatakan kepada tim peninjau bahwa mereka terus dilecehkan secara seksual oleh para pria yang punya kedudukan lebih tinggi di struktur kelompok kerja organisasi itu. Para pelaku juga memaksa korban berhubungan seks agar bisa tetap bekerja. Beberapa bahkan diiming-imingi bakal mendapatkan posisi yang lebih baik di kelompok kerja itu.

Beberapa korban lainnya mengatakan, mereka dipecat karena menolak berhubungan seks. Sementara, yang lain malah tidak mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan bahkan setelah menuruti hawa nafsu para pelaku.

Pada Juni tahun lalu, Pemerintah Kongo mengumumkan berakhirnya wabah Ebola yang sudah berlangsung selama dua tahun. Endemi itu telah menewaskan lebih dari 2.200 orang, atau menjadi wabah terbesar kedua sejak virus itu diidentifikasi pertama kali pada 1976.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

57 tahun lalu

Kemendagri Raih Penghargaan PBB, Inovasi Sistem Keuangan Desa Diakui Dunia

57 tahun lalu

Aldi Taher Banjir Hujatan usai Sarankan Nadhif Basalamah Segera Menikah setelah Alami Pelecehan

57 tahun lalu

Nadhif Basalamah Jadi Korban Pelecehan Seksual di Medsos, Aldi Taher: Nikah Buruan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal