Email Palsu Warnai Kampanye Pemilu Paruh Waktu di Australia

Nathania Riris Michico
Calon independen, Kerryn Phelps. (Foto: ABC News)

SYDNEY, iNews.id - Pemungutan suara bagi pemilihan umum (pemilu) paruh waktu di Wentworth, Sydney, Australia, dilangsungkan pada Sabtu (18/10/2018). Salah satu calon independen, Kerryn Phelps, menjadi korban beredarnya email palsu yang mengatakan dia mengidap HIV.

Menurut laporan yang diterima ABC News, ini merupakan salah satu 'kampanye hitam' yang terjadi dalam usaha mencari anggota parlemen baru untuk menggantikan mantan Perdana Menteri Malcolm Turnbull yang mengundurkan diri.

Phelps, yang maju sebagai calon independen, diperkirakan memiliki peluang untuk menang mengalahkan calon dari partai Liberal, Dave Sharma.

Kursi di Wentworth selama ini dikuasai oleh Partai Liberal namun keributan politik yang menyebabkan mundurnya Malcolm Turnbull digunakan oleh partai politik lain untuk merebut kursi parlemen di sana.

Email yang diterima ABC News, yang sudah disebarkan ke ratusan warga dan juga organisasi di daerah pemilihan Wentworth, dikirim dari sebuah alamat palsu pada Minggu (14/10/2018).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
13 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

14 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

20 hari lalu

Trump Janjikan Uang Rp87 Juta untuk Setiap Orang Dewasa AS jika Partai Republik Menang Pemilu

27 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal