Email Palsu Warnai Kampanye Pemilu Paruh Waktu di Australia

Nathania Riris Michico
Calon independen, Kerryn Phelps. (Foto: ABC News)

Profesor emiritus University of Technology Sydney (UTS), John Daly, merupakan salah satu dari 98 orang di universitas yang mendapatkan email dan kemudian mengirimkannya kepada universitas dan Phelps.

Dalam reaksinya, Perdana Menteri Scott Morrison mengecam adanya email palsu tersebut dan menyebutnya sebagai hal yang melakukan dan 'menjijikan.'

"Seperti yang dikatakan oleh Kerryn sendiri, ini tidak ada hubungannya dengan Partai Liberal," kata dia.

"Ini adalah wajah buruk dari politik Australia dan ini tidak ada tempatnya dalam pemilihan sela seperti ini."

Di Twitter, Sharma mengaku marah dan kecewa terkait email berisi ungkapan bohong soal Phelps tersebut. Dia menambahkan, email itu tidak jujur dan memberikan stigma bagi mereka yang menderita HIV.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
17 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

29 hari lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

1 bulan lalu

Indonesia-Australia Tanda Tangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal

1 bulan lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal