Erdogan ke Saudi: Khashoggi Terbukti Dibunuh, tapi Mana Mayatnya?

Nathania Riris Michico
Sindonews
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

"Anda harus menunjukkannya," katanya lagi.

Presiden AS Donald Trump juga telah pembantunya mencari tahu tentang keberadaan jasad Khashoggi. Menurut para pejabat dan diplomat AS, AS masih belum mengetahui keberadaan jasad Khashoggi.

Para pejabat Saudi menyatakan bahwa tubuh Khashoggi digelindingkan ke karpet dan diberikan kepada "kolaborator lokal". Namun, Pemerintah Turki mengatakan jasad jurnalis itu dipotong-potong dalam operasi mengerikan yang melibatkan gergaji tulang dan koper besar.

“Menemukan tubuh dalam bentuk apa pun itu dapat memberi kepercayaan pada Turki,” kata Amanda Sloat, seorang akademisi di Brookings Institution yang memiliki keahlian dalam hubungan diplomatik Turki.

"Jika jasad muncul dengan cara menunjukkan kebocoran, itu memberi kepercayaan pada sifat terencana dari serangan ini dan mencerminkan buruk pada rezim Saudi," ujarnya.

Pada Kamis (25/10/2018), Direktur CIA Gina Haspel melakukan briefing dengan Trump tentang perjalanannya ke Turki. Hapsel mendengarkan rekaman audio tentang proses pembunuhan Khashoggi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
17 jam lalu

Ini Alasan Turki Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap PM Israel Netanyahu

18 jam lalu

Panas! Pejabat Israel Peringatkan Netanyahu Hindari Konflik dengan Turki

19 jam lalu

Turki Akan Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap Netanyahu

6 hari lalu

Trump Sambut Baik Pakta Pertahanan Makkah: Langkah Berani!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal