Erdogan Serukan Boikot Produk Prancis, Turki Semakin Jauh dari Keanggotaan Uni Eropa

Anton Suhartono
Komisi Eropa menyebut seruan boikot oleh Presiden Erdogan merupakan kemunduran bagi upaya Turki untuk menjadi anggota Uni Eropa (Foto: AFP)

BRUSSEL, iNews.id - Komisi Eropa kebijakan Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan untuk memboikot produk Prancis terkait kartun Nabi Muhammad SAW merupakan kemunduran terhadap upaya negara itu untuk bergabung dengan Uni Eropa.

Seorang juru bicara Komisi Eropa mengatakan, seruan untuk memboikot produk dari salah satu negara Uni Eropa merupakan langkah kontraproduktif.

"Seruan untuk memboikot produk setiap negara anggota bertentangan dengan semangat dari kewajiban ini dan akan membawa Turki lebih jauh dari Uni Eropa," kata juru bicara, dikutip dari AFP, Selasa (27/10/2020).

Komisi Eropa, yang bertugas mengawasi aplikasi pengajuan keanggotaan Uni Eropa, memperingatkan boikot melanggar ketentuan hubungan Turki dengan blok tersebut.

"Perjanjian Uni Eropa dengan Turki memperkirakan perdagangan bebas," kata juru bicara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Bangladesh Pertimbangkan Gabung Pakta Pertahanan Makkah

4 hari lalu

Iran Tepis Diajak Gabung Pakta Pertahanan Makkah, Ini Faktanya

4 hari lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

4 hari lalu

Iran Diundang Gabung Aliansi Pakta Pertahanan Makkah oleh Turki Cs?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal