Erdogan Undang Presiden Palestina dan Pemimpin Hamas, Ada Apa?

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan mengundang Mahmoud Abbas (paling kiri) dan Ismail Haniya ke istana kepresidenan Turki di Ankara (Foto: Anadolu)

"Sebagai Turki, kami terus mendukung perjuangan Palestina sebisa mungkin. Kami sangat prihatin dengan kekerasan oleh pemukim ilegal," kata Erdogan.

Dia menegaskan tidak bisa memberikan toleransi tindakan apa pun yang mengubah status quo sejarah tempat-tempat suci, termasuk Masjid Al Aqsa.

Erdogan menegaskan, satu-satunya cara untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan abadi di kawasan itu adalah mendukung solusi dua negara Israel dan Palestina.

"Mendirikan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya sesuai perbatasan tahun 1967, berdasarkan parameter PBB, sangat penting bagi perdamaian dan stabilitas seluruh wilayah kita," ujarnya.

Rencananya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga akan berkunjung ke Turki pekan ini. Namun Netanyahu menunda kunjungannya karena baru menjalani operasi pemasangan alat pacu jantung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Para Jenderal Israel Peringatkan Dampak Kekerasan Pemukim Yahudi Lebih Dahsyat dari Serangan Hamas

7 jam lalu

Hamas: Israel Tak Ingin Damai 

10 jam lalu

Trump Umumkan Gencatan Senjata Fase II, Israel Justru Bunuh 18 Warga Gaza dalam Sehari

3 hari lalu

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Harus Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal