Facebook Tolak Beri Data Komunikasi Pejabat Myanmar Terkait Pembantaian Muslim Rohingya

Anton Suhartono
Facebook menolak permintaan Gambia untuk memberikan data komunikasi para pejabat militer dan kepolisian Myanmar terkait pembantaian muslim Rohingya (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Facebook menolak permintaan untuk merilis posting-an dan isi pesan komunikasi yang dilakukan anggota militer dan polisi Myanmar terkait genosida muslim Rohingya.

Permintaan itu disampaikan Gambia, negara Afrika yang menggugat Myanmar ke Pengadilan Internasional (ICJ) pada tahun lalu atas tuduhan melanggar Konvensi Genosida Tahun 1948.

Facebook pun mendesak Pengadilan Distrik Columbia Amerika Serikat untuk menolak permintaan tersebut dengan alasan berpotensi melanggar undang-undang yang melarang perusahaan layanan komunikasi elektronik untuk mengungkap isi komunikasi pengguna.

Facebook menyebut permintaan tersebut disampaikan pada Juni lalu. Gambia meminta semua dokumen dan isi pesan komunikasi yang dilakukan pejabat militer dan polisi Myanmar. Gambia juga meminta akses khusus dan tidak terbatas ke akun para pejabat militer dan kepolisian Myanmar.

Jaksa Agung Gambia Dawda Jallow mengatakan dia masih diberi pengarahan mengenai masalah ini sehingga belum bisa berkomentar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Destinasi
2 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
4 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Nasional
11 hari lalu

WNI Ditangkap di Turki, Diduga Jual Warga Rohingya ke Luar Negeri

Nasional
14 hari lalu

Perakit Senjata Api Ilegal di Sumedang Jualan Lewat Facebook-TikTok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal