Federasi Palang Merah Peringatkan Perubahan Iklim Lebih Berbahaya daripada Covid-19

Anton Suhartono
Jagan Chapagain (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) menyebut ancaman perubahan iklim lebih berbahaya dari pandemi Covid-19. Ini karena Covid-19 segera memiliki vaksin, sedangkan perubahan iklim tidak punya penangkal.

Oleh karena itu IFRC mengajak dunia internasional memberikan reaksi yang sama terhadap perubahan iklim sebagaimana krisis virus corona.

Perubahan iklim tidak berhenti mendatangkan malapetaka, bahkan di saat yang sama dengan pandemi Covid-19.

Dalam laporannya tentang bencana global sejak 1960-an, organisasi yang berbasis di Jenewa, Swiss, itu mengungkap, dunia dilanda lebih dari 100 bencana alam, sebagian besar terkait iklim, sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus corona sebagai pandemi global. Lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia terdampak wabah tersebut.

"Tentu saja, Covid itu ada, di depan kita, memengaruhi keluarga, teman, dan kerabat kita. Ini merupakan krisis yang sangat-sangat serius dihadapi dunia sekarang," kata Sekretaris Jenderal IFRC, Jagan Chapagain, saat pandemi telah merenggut lebih dari 1,3 juta nyawa di seluruh dunia, seperti dikutip dari AFP, Selasa (17/11/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Menteri LH di PBB: Presiden Prabowo Lakukan Langkah Nyata Atasi Perubahan Iklim

8 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

11 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

16 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo Bicara Posisi Indonesia di Cincin Api dan Ancaman Perubahan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal