Filipina, AS dan Jepang Gelar Latihan Perang Besar-besaran Gunakan Rudal Canggih, China Murka

Anton Suhartono
Ribuan pasukan Amerika Serikat, Filipina, dan Jepang, menggelar latihan perang besar-besaran mulai Senin (20/4) (Foto: Reuters)

Tanpa memberi angka pasti, Wortman, mengatakan sekitar 10.000 personel AS berpartisipasi dalam latihan tersebut.

Sementara itu komandan militer Filipina Romeo Brawner mengatakan, kepala Komando Indo-Pasifik AS, Laksamana Samuel Paparo, mengungkapkan kepadanya bahwa Balikatan 2026 menjadi latihan perang terbesar sepanjang sejarah.

“Melalui pertahanan udara dan rudal terintegrasi, operasi keamanan maritim, latihan tembak langsung, dan latihan kesiapan multinasional gabungan, negara-negara tersebut membangun sistem yang berpikir, bergerak, dan merespons sebagai satu kesatuan,” kata Brawner.

Di antara senjata canggih yang akan terlibat selama latihan tahunan tersebut sistem rudal Typhon AS.

Sementara itu China mengecam latihan gabungan tersebut dengan mengatakan AS, Jepang, dan Filipina sedang bermain api.

“Yang lebih dibutuhkan bagi kawasan Asia-Pasifik adalah perdamaian dan ketenangan, dan yang paling tidak dibutuhkan adalah masuknya kekuatan eksternal untuk menabur perpecahan dan konfrontasi,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

3 hari lalu

Kapal Feri Terbakar di Filipina, 30 Jenazah Ditemukan Terjebak Mengenaskan

3 hari lalu

Trump Yakin Namanya Akan Dikenang dalam Buku-Buku Sejarah sebagai Penyelamat AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal