Foto Penganiayaan Pria Kulit Hitam oleh Polisi Prancis Bikin Macron Sangat Syok

Arif Budiwinarto
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (foto: AFP)

Namun, katanya, polisi mengikutinya ke dalam studio dan mulai menyerang serta melecehkannya secara rasial.

Tangkapan layar foto pria berkulit hitam dalam kondisi wajah bonyok dan berdarah diduga usai mengalami kekerasan oleh polisi. (foto: Twitter)

Dugaan serangan terhadap Michel berisiko mengobarkan ketegangan rasial dengan tuduhan kebrutalan polisi berulang kali terhadap komunitas kulit hitam.

Prancis sempat dilanda gelombang unjuk rasa anti-rasial "BlackLivesMatter" sebagai buntut protes aksi kekerasan yang berujung kematian pada pria kulit hitam George Floyd di tangan polisi Minneapolis, Amerika Serikat pada Mei lalu.

Polisi Prancis hadapi kritikan tajam terkait aksi kekerasan rasial

Polisi Paris menghadapi kritikan tajam minggu ini setelah foto dan video yang viral di media sosial menunjukkan petugas memukul pengunjuk rasa saat petugas melakukan sweeping tempat perkemahan migran ilegal di alun-alun Paris.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, mengatakan kepada televisi France 2, Kamis (26/11/2020) kemarin, bahwa para petugas akan diberi sanksi jika dugaan kekerasan rasial tersebut terbukti.

Insiden itu terjadi di tengah kontroversi rancangan undang-undang yang membatasi kerja jurnalis untuk menampilkan gambar petugas polisi Prancis saat bertugas. Rancangan UU tersebut menuai penolakan dari kelompok pendukung kebebasa berekspresi.

Menanggapi keberatan tersebut, kantor Perdana Menteri mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan membentuk komisi independen yang bertugas mengusulkan versi baru dari undang-undang tersebut.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
17 jam lalu

Kavinsky Pencipta Nightcall Soundtrack Ikonik Film Drive Meninggal Dunia, Macron Berduka

2 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

3 hari lalu

Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?

6 hari lalu

Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal