Ganas! Gelombang Panas Renggut 16.300 Nyawa di Jerman

Lebih dari 16.000 orang meninggal akibat gelombang panas di Jerman sepanjang 2026 (Foto: AP)

BERLIN, iNews.id - Lebih dari 16.000 orang meninggal akibat gelombang panas di Jerman sepanjang 2026, rekor tertinggi setidaknya sejak 2016. Sebagian besar kasus kematian, atau sekitar 8.200, terjadi pada kalangan berusia 85 tahun ke atas.

Institut Robert Koch (RKI) mengungkap hingga 3 September, perkiraan jumlah kematian terkait panas di Jerman mencapai 16.300 orang. 

Eropa mengalami salah satu periode terpanas dalam beberapa tahun terakhir. Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, dan Yunani merupakan negara-negara paling terdampak. 

Otoritas Prancis menyatakan kerugian ekonomi akibat gelombang panas tahun ini mencapai hingga 15 miliar euro atau sekitar Rp307,6 triliun.

Sebelumnya platform EuroMomo mencatat 30.000 kasus kematian tambahan di Eropa selama gelombang panas. Angka tersebut menunjukkan tambahan jumlah orang yang meninggal dunia, di luar kondisi normal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?

12 hari lalu

Horor! Gelombang Panas di Eropa Renggut 30.000 Nyawa Lebih

14 hari lalu

Cerita Menteri Jerman Kagumi Toleransi Beragama di Indonesia: Kita Bisa Belajar

15 hari lalu

Perang Bisa Meluas, Iran Incar Pangkalan AS di Bulgaria

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal