George HW Bush, dari Keruntuhan Soviet hingga Perang Teluk

Anton Suhartono
George HW Bush (Foto: AFP)

Setelah Perang Dunia II, Bush mendaftar di Universitas Yale, di mana putra pertamanya, George W Bush, lahir. Dia lulus dengan gelar sarjana di bidang ekonomi.

Setelah itu Bush dan Barbara pindah ke Texas, di mana dia bekerja di perusahaan minyak. Saat itu pula dia mulai terjun ke politik dengan terpilih untuk dua periode di Dewan Perwakilan Rakyat AS.

Dia sempat kalah dalam pemilihan Senat pada 1970. Namun karier politiknya justru lebih moncer. Bush ditunjuk menempati serangkaian posisi politik tingkat tinggi, yakni Duta Besar AS untuk PBB, Ketua Komite Nasional Republik, Kepala Kantor Penghubung AS di Beijing, dan Direktur CIA.

Pada 1980 dia terpilih menjadi orang pertama yang menjabat sebagai wakil presiden AS di bawah Ronald Reagan. Lalu pada 1988 dinominasikan oleh Partai Republik untuk maju dalam pilpres dengan Senator Dan Quayle dari Indiana sebagai wakilnya.

"Ini Amerika, keberagaman yang cemerlang menyebar seperti bintang, seperti seribu titik cahaya di langit yang luas dan damai," katanya dalam pidato saat konvensi Partai Republik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 hari lalu

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Nasional
16 hari lalu

Penembakan di Acara Trump, Gedung Putih: Pelaku Ingin Bunuh Presiden dan Pejabat Lain

Internasional
16 hari lalu

Pelaku Penembakan di Acara Trump Ingin Incar Para Pejabat AS, Motif Masih Misterius

Internasional
6 bulan lalu

Trump Buka Peluang Anak-Anaknya Kelak Jadi Presiden AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal