Hacker Diduga Bekerja untuk Rusia Mata-matai Email Departemen Keuangan AS

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi peretasan oleh hacker. (Foto: AFP)

Tiga orang yang mengetahui penyelidikan tersebut mengatakan, Rusia diyakini berada di balik serangan itu.

“Pemerintah Amerika Serikat mengetahui laporan ini dan kami mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah yang mungkin terkait dengan situasi ini,” kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Ullyot.

Menurut salah satu sumber, peretasan itu sangat serius sehingga menyebabkan digelarnya pertemuan Dewan Keamanan Nasional di Gedung Putih pada Sabtu (12/12/2020) lalu. 

Departemen Perdagangan AS juga mengonfirmasi peretasan yang terjadi di salah satu lembaganya dalam sebuah pernyataan. “Kami telah meminta Badan Keamanan Siber AS dan FBI untuk menyelidiki, dan kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut saat ini,” demikian bunyi pernyataan itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Baru Perang Lawan AS-Israel: Belum Pernah Digunakan Sebelumnya

Internasional
24 jam lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Internasional
1 hari lalu

Trump Klaim Hancurkan Kekuatan Militer Iran: AL dan AU Mereka Lenyap!

Internasional
1 hari lalu

Xi Jinping dan Putin Bertemu Hari Ini, Bahas Apa?

Internasional
1 hari lalu

Trump: Perang Lawan Iran Segera Berakhir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal