Hamas Bantah Terima Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Anton Suhartono
Hamas membantah laporan media massa telah menerima proposal gencatan senjata dengan Israel (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas membantah laporan telah menerima proposal gencatan senjata di Gaza. Hamas menegaskan Israel belum menerima tuntutannya soal penghentian serangan permanen dan penarikan pasukan dari Gaza.

Komentar itu disampaikan setelah stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Hamas telah menyetujui proposal gencatan senjata yang ditengahi Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat (AS). 

Di dalam kesepakatan itu juga tercantum, para pengungsi diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

“Berita yang dilaporkan oleh stasiun berita Al Arabiya, mengutip sumber tingkat tinggi Hamas, bahwa gerakan tersebut menyetujui proposal internasional untuk gencatan senjata berkepanjangan di Gaza dan pemulangan pengungsi secara bertahap, atau bahwa ada satu delegasi akan berangkat ke Kairo untuk membahas rincian (kesepakatan) adalah tidak benar,” bunyi pernyataan Hamas, melalui Telegram.

Hamas mendesak media massa untuk menyampaikan informasi secara akurat dan berhenti untuk memanipulasi perasaan rakyat Palestina yang sudah menderita akibat menjadi sasaran serangan pasukan Israel serta menjadi objek genosida.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Kesal Warga Korsel Ditangkap Israel, Presiden Lee: Bukankah Netanyahu Buronan ICC?

Nasional
4 jam lalu

RI Kutuk Perlakuan Tak Manusiawi Aktivis GSF oleh Israel!

Internasional
5 jam lalu

Presiden Korsel Murka 2 Warganya Aktivis GSF Ditahan Israel, Ancam Tangkap Netanyahu

Internasional
6 jam lalu

Pengacara: Para Aktivis GSF Disiksa Pasukan Israel, Luka Patah Tulang

Internasional
7 jam lalu

Dunia Ramai-Ramai Kecam Israel setelah Video Penyiksaan Aktivis GSF Beredar, Panggil Dubes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal