Hamas dan Fatah Bersitegang gara-gara Penunjukan Mohammad Mustafa sebagai PM Palestina

Ahmad Islamy Jamil
Palestina menginginkan persatuan di tengah sengitnya perang dengan Israel (ilustrasi). (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Hamas mengkritik langkah Presiden PalestinaMahmoud Abbas menunjuk Mohammad Mustafa sebagai perdana menteri negara itu. Kelompok pejuang yang menguasai Gaza tersebut menilai penunjukan Mustafa sebagai keputusan sepihak. 

Mustafa adalah sekutu Abbas dan tokoh bisnis terkemuka di Palestina. Dia ditunjuk Abbas menjadi perdana menteri dengan mandat untuk membantu mereformasi Otoritas Palestina (PA) dan membangun kembali Jalur Gaza. 

Penunjukan Mustafa terjadi setelah meningkatnya tekanan terhadap PA untuk merombak badan pemerintahan wilayah Palestina yang diduduki Israel serta meningkatkan tata kelola pemerintahan di Tepi Barat. 

Hamas mengatakan, keputusan penunjukan Mustafa itu diambil tanpa berkonsultasi dengan pihaknya. Padahal, Hamas dan gerakan Fatah pimpinan Abbas sama-sama mengambil bagian dalam pertemuan yang diselenggarakan di Moskow baru-baru ini. Pertemuan di ibu kota Rusia itu bertujuan untuk mengakhiri perpecahan antara kedua kubu yang telah lama melemahkan aspirasi politik Palestina. 

“Kami menyatakan penolakan kami untuk melanjutkan pendekatan yang telah dan terus merugikan rakyat dan perjuangan nasional kami,” ungkap Hamas dalam sebuah pernyataan. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

Trump Blak-blakan Dukung Netanyahu di Pemilu Israel: Dia Mitra yang Diinginkan AS

1 hari lalu

Panen Zaitun Berujung Kekerasan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Tepi Barat

1 hari lalu

Akar Konflik Netanyahu dan Eks Bos Intelijen Israel hingga Berujung Gugatan

1 hari lalu

Ngeri! Wali Kota di Prancis Jadi Korban Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal