Hamas Tolak Mentah-Mentah Usulan Gencatan Senjata Israel: Kami Tak Ikut Permainan Ini!

Anton Suhartono
Hamas menolak proposal gencatan senjata kemanusiaan terbaru yang diusulkan Israel yakni selama 1 minggu yang ditukar dengan pembebasan sanderanya (Foto: Reuters)

KAIRO, iNews.id - Hamas dilaporkan menolak proposal gencatan senjata kemanusiaan terbaru yang diusulkan Israel yakni selama 1 minggu. Kelompok perlawanan yang berkuasa di Jalur Gaza, Palestina, itu menginginkan peghentian pertempuran, bukan hanya beberapa hari atau minggu.

Surat kabar Amerika Serikat (AS) The Wall Street Journal (WSJ), mengutip sumber pejabat Mesir yang mengikuti negosiasi, melaporkan dalam proposal itu Israel ingin menghentikan pertempuran selama 1 minggu yang ditukar dengan pembebasan puluhan sanderanya di Jalur Gaza.

Sebagai respons pejabat Hamas menegaskan tak ada pembicaraan soal pembebasan sandera kecuali gencatan senjata diterapkan lebih dulu.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniya yang memimpin langsung delegasi di Mesir mengatakan kepada para pejabat intelijen, pihaknya menekankan pada gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan dalam negosiasi terbaru ini.

Pernyataan senada disampaikan anggota Biro Politik Hamas, Ghazi Hamad. Dalam wawancara dengan Al Jazeera pada Rabu kemarin, Hamad menegaskan prioritas Hamas saat ini adalah menghentikan peperangan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
3 jam lalu

Mesir Pamer Kekuatan Militer di Depan Israel, Tank dan Rudal Dikerahkan

Internasional
4 jam lalu

Tolak Dikirim Perang, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks Serbu Rumah Kepala Polisi Militer Israel

Internasional
7 jam lalu

Tak Beri Ampun! Drone Hizbullah Hantam Pasukan Israel yang Sedang Berkumpul

Internasional
10 jam lalu

Mengejutkan! Perwira Militer Israel Akui Tak Siap Perang Darat di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal