Haru! Petugas Medis RS Al Shifa Gaza Dampingi Pasien sampai Momen Terakhir

Anton Suhartono
Petugas medis RS Al Shifa Gaza akan mendampingi pasien sampai momen terakhir (Foto: Reurers)

GAZA, iNews.id - Rumah Sakit Al Shifa Gaza terus dibombardir Israel. Serangan pada Sabtu (11/11/2023) dini hari merupakan yang ketiga kali dilakukan tentara Zionis. Meski kondisi mencekam, para petugas medis berkomitmen tak akan meninggalkan pasien, apalagi rumah sakit.

Direktur RS Al Shifa Muhammad Abu Salmiya mengatakan, pengeboman di sekitar fasilitas kesehatan tersebut beberapa hari belakangan belum pernah terjadi sebelumnya.

“Ada perang terhadap rumah saki, ini belum pernah terjadi dalam perang mana pun. Tempat-tempat ini seharusnya aman. (Al Shifa) menampung pasien, perempuan, dan anak-anak,” kata Abu Salmiya, dikutip dari Al Jazeera.

Tim medis, lanjut dia, telah berpindah departemen beberapa kali sejak kemarin untuk menghindari serangan, namun serangan terus terjadi. Pengeboman dalam skala besar sudah berlangsung dua kali.

“Israel menghancurkan semua rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Mereka berusaha menghentikan layanan,” katanya, seraya menegaskan Israel ingin menghapus semua bentuk kehidupan di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Prabowo Tegaskan Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Dukung Kemerdekaan Palestina, Bukan Lucuti Senjata Hamas

Internasional
9 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
22 jam lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
1 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal