Hasil Studi Sebut Covid-19 Bisa Kurangi Kesuburan Pria

Djairan
Ilustrasi sel sperma. (Foto: AFP)

Namun, penelitian sebelumnya juga pernah menunjukkan hasil Covid-19 dapat menginfeksi organ reproduksi pria, merusak perkembangan sel sperma, dan mengganggu hormon reproduksi. Reseptor yang sama yang digunakan virus untuk mengakses jaringan paru-paru juga ditemukan di testis.

“Efek pada sel sperma ini dikaitkan dengan kualitas sperma yang lebih rendah dan potensi kesuburan yang berkurang. Meskipun efek ini cenderung membaik dari waktu ke waktu, namun secara signifikan lebih tinggi dirasakan oleh pasien Covid-19,” kata Maleki dalam penelitiannya.

Maleki menuturkan, sistem reproduksi pria merupakan jalur yang rentan terhadap infeksi Covid-19, dan dinyatakan sebagai organ berisiko tinggi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sebagian ahli lain yang tidak terlibat dalam penelitian ini menyambut baik hasil studi tersebut. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian lebih lanjut sebelum menarik kesimpulan pasti terkait pengaruh Covid terhadap reproduksi manusia.

“Pria seharusnya tidak perlu terlalu khawatir. Saat ini belum ada bukti pasti kerusakan jangka panjang yang disebabkan oleh Covid-19 pada sperma atau reproduksi pria,” kata Direktur Embriologi pada CARE Fertility Group di Inggris, Alison Campbell.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
30 hari lalu

Calon Ayah Rutin Olahraga Pengaruhi DNA Anak, Begini Kata Dokter

31 hari lalu

Ciri Sperma Sehat Bisa Dilihat dari Bentuknya, Begini Penjelasan Dokter

1 bulan lalu

Mitos atau Fakta Ukuran Buah Zakar Berkaitan dengan Kesuburan Pria, Ini Penjelasan Dokter

1 bulan lalu

15 Persen Pria di Indonesia Alami Gangguan Kesuburan, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal