Hore! Raja Salman Beri Paket Bantuan untuk Perusahaan Haji dan Umrah Terdampak Covid

Ahmad Islamy Jamil
Pelaksanaan haji secara terbatas di tengah pandemi Covid-19 pada 2020. (Foto: AFP)

Adapun pungutan biaya perpanjangan izin tinggal (iqama) bagi ekspatriat yang bekerja di bidang haji dan umrah akan ditangguhkan selama enam bulan. Jumlah tersebut akan diangsur selama satu tahun.

Sementara, masa berlaku izin lalu lintas untuk bus yang bekerja dengan fasilitas angkutan jamaah haji dan umrah akan diperpanjang selama satu tahun dan tidak dipungut biaya. Pungutan bea masuk bus baru yang dijadwalkan beroperasi selama musim haji mendatang akan ditunda selama tiga bulan, dengan jumlah yang akan dicicil selama empat bulan, terhitung sejak tanggal jatuh tempo.

Menurut laporan Saudi Press Agency, Pemerintah Arab Saudi telah meluncurkan lebih dari 150 program inisiatif dengan alokasi melebihi 180 miliar riyal Saudi (Rp689 triliun) untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19. Harapannya, kebijakan itu mampu mengurangi pengaruh pandemi terhadap individu, sektor swasta, dan investor.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Iran dan Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lanjutkan Dialog, Ada Harapan Baru di Timur Tengah

3 hari lalu

Ini Hasil Pertemuan 3 Negara Pakta Pertahanan Makkah dengan Iran

3 hari lalu

Kemenhaj Tangani 244 Kasus Haji dan Umrah, Kerugian Tembus Rp247 Miliar

3 hari lalu

Houthi Serang 2 Kota Suci, Sheikh Sudais: Keamanan Makkah dan Madinah Garis Merah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal