Horor, Ada Grup Telegram 70.000 Pria dari Berbagai Negara Bahas Cara Membius dan Perkosa Istri, Adik hingga Ibu

Maria Christina Malau
Hasil investigasi Jerman mengungkap ada grup Telegram beranggotakan 70.000 pria yanh berbagi tips melumpuhkan dan memerkosa perempuan. (Ilustrasi/Istimewa)

Keberadaan grup Telegram 'obrolan pemerkosaan' itu ditemukan selama investigasi selama setahun oleh penyiar Jerman ARD dan tim investigasi STRG_F. Menurut Daily Telegraph, para pengguna juga saling bertukar kiat tentang cara membius pasangan dan berbagi tautan ke toko online tempat membeli obat penenang yang disamarkan sebagai produk rambut.

Selama penyelidikan berlangsung, beberapa grup telah ditutup. Namun, mereka tidak berhenti begitu saja. Anggota kembali dikirimi tautan untuk bergabung dengan grup baru yang membahas topik serupa, bagaimana melumpuhkan dan memerkosa perempuan.

Respons Telegram

Merespons hasil investigasi ini, Telegram dalam sebuah pernyataan kepada Daily Mail mengatakan, konten yang mendorong kekerasan seksual secara tegas dilarang oleh ketentuan layanan Telegram. Telegram memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap penyalahgunaan platformnya dan semua grup, saluran, atau pengguna yang tertangkap berpartisipasi akan segera dihapus dari platform.

"Moderator yang diberdayakan dengan AI dan alat pembelajaran mesin secara proaktif memantau bagian publik platform dan menerima laporan dari pengguna dan organisasi untuk menghapus jutaan konten berbahaya setiap hari."

Telegram juga menyatakan, pihak berwenang atau organisasi yang mengetahui adanya grup berbahaya didorong untuk melaporkannya melalui Digital Services Act (DSA) di UE atau mengirim email ke hotline terkait agar segera ditindaklanjuti. "Selain itu, perintah pengadilan yang sah dapat digunakan untuk mendapatkan alamat IP dan nomor telepon pelanggar," demikian pernyataan Telegram.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
13 hari lalu

Cerita Menteri Jerman Kagumi Toleransi Beragama di Indonesia: Kita Bisa Belajar

15 hari lalu

Terbongkar Modus Eks Pelatih Panjat Tebing Diduga Lecehkan Atlet, 5 Orang Jadi Korban

15 hari lalu

Breaking News: Bareskrim Tetapkan Eks Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Tersangka Kekerasan Seksual

23 hari lalu

Anak Curhat ke Guru Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ayah Kandung Ditetapkan Tersangka

25 hari lalu

Cegah Aksi Predator Anak di Madrasah, Wamenag Minta Pasang CCTV di Titik Rawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal