Karena perkiraan terbaru EuroMomo akan disempurnakan dalam beberapa pekan ke depan, total angka kematian tambahan diperkirakan akan terus berubah.
Data tersebut hanya mencakup data dari 23 negara Eropa, tidak termasuk sebagian wilayah timur benua tersebut.
Sementara itu kantor berita AFP menghitung 33.000 kematian tambahan yang terkait dengan gelombang panas secara langsung. Angka itu berdasarkan data resmi yang dikumpulkan dari delapan negara, yakni Austria, Belgia, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Portugal, dan Spanyol.
Jerman, negara terpadat di Uni Eropa dengan 82 juta penduduk, mencatat 14.000 kematian tambahan terkait dengan gelombang panas hingga 9 Agustus. Jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 2016.
Seperti negara-negara Eropa lain, kalangan berusia di atas 75 tahun paling banyak menjadi korban serangan panas.