Horor! Gelombang Panas di Eropa Renggut 30.000 Nyawa Lebih

Eropa mencatat 30.000 kasus kematian tambahan selama gelombang panas terik serta kekeringan yang memicu kebakaran hutan (Foto: AP)

Selanjutnya, Prancis mencatat 7.300 kematian tambahan selama periode akhir Mei hingga 22 Juli.

Jumlah kematian selama musim panas hampir pasti akan meningkat, karena gelombang panas panjang yang dimulai pada akhir Juli baru saja berakhir.

Hampir 4.500 kematian disebabkan oleh panas tercatat di Spanyol pada periode 1 Juni hingga 19 Agustus. Itu merupakan angka tertinggi untuk periode tersebut sejak 2022.

Otoritas kesehatan dan keselamatan Inggris memperkirakan 2.877 kematian akibat gelombang panas pada periode Mei hingga Juni. Angka itu diperkirakan terus bertambah, melampaui angka historis 2.985 pada musim panas 2022.

Jumlah sementara kasus kematian di Belgia bahkan lebih mematikan dibandingkan populasinya. Menurut perkiraan institut kesehatan masyarakat nasional Sciensano, negara tersebut mengalami 2.570 kasus kematian tambahan antara 18 Juni dan 17 Juli.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Presiden Prancis Mendadak ke Arab Saudi, Ada Apa?

9 tahun lalu

Inggris Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Kelima

9 tahun lalu

Harimau Sirkus Ditembak Mati karena Kabur ke Jalanan di Paris

9 tahun lalu

Prancis Sebut AS Mengasingkan Diri dalam Proses Perdamaian Timteng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal