Hubungan dengan Rusia Memanas, Turki Buka Peluang Beli Rudal Patriot AS

Anton Suhartono
Menhan Turki Hulusi Akar (kiri) berbincang dengan Menhan AS Mark Esper di sela pertamuan NATO di Brussels (Foto: AFP)

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan pihaknya tidak ingin berhadapan dengan Rusia terkait konflik di Suriah. Namun negaranya menyiapkan kemungkinan terburuk, yakni membuka kemungkinan membeli rudal pertahanan Patriot dari Amerika Serikat (AS) untuk melindungi pasukannya.

Seperti diketahui Rusia sudah mengirim rudal S-400 ke Turki saat negara itu membatalkan kesepakatan pembelian rudal Patriot.

Awal bulan ini, 14 tentara Turki tewas dalam dua insiden penembakan rezim Suriah di Idlib. Dua tentara Turki juga terbunuh pada Kamis (20/2/2020).

Selain memerangi tentara Turki, rezim Suriah juga membunuh ratusan warga dan memaksa 900.000 lainnya meninggalkan rumah mereka sejak Desember 2019.

"Kami tidak punya niat untuk berhadapan dengan Rusia," kata Akar, kepada CNN Turk, seperti dilaporkan kembali AFP, Jumat (21/2/2020), seraya menambahkan pembicaraa dengan Rusia masih berangsung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

4 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

4 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

6 hari lalu

KSAL Laksamana Ali Bertemu Pimpinan AL Rusia di St Petersburg, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal