Ikuti Jejak Uni Emirat, Bahrain Normalisasi Hubungan dengan Israel

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Satu lagi negara Arab menormalisasi hubungan dengan Israel, yakni Bahrain.

Pengumuman itu pertama kali disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (11/9/2020).

Trump memastikan Israel dan Bahrain akan meneken perjanjian perdamaian.

"Terobosan bersejarah lainnya hari ini! Dua sahabat besar kita Israel dan Kerajaan Bahrain menyetujui kesepakatan perdamaian, negara Arab kedua yang berdamai dengan Israel dalam 30 hari," kata Trump, di akun Twitter-nya.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan AS, Israel, dan Bahrain mengungkap akan terjalin hubungan diplomatik penuh.

Bahrain setuju untuk menandatangani kesepakatan damai dengan Israel pada 15 September mendatang di Gedung Putih, di mana Uni Emirat Arab (UEA) juga akan menandatangani kesepakatan yang sama.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengumumkan hal serupa, negaranya menyepakati normalisasi hubungan dengan Bahrain.

Bahrain mengikuti jejak UEA yang lebih dulu menyepakati perdamaian dengan Israel yakni pada 13 Agustus lalu. Dia menjadi negara Arab keempat yang menormalisasi hubungan dengan Israel setelah Mesir, Yordania, dan UEA.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Trump Tiba-Tiba Berterima Kasih kepada Iran saat 2 Negara Sedang Perang, Ada Apa?

6 jam lalu

Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza

9 jam lalu

AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz

9 jam lalu

Trump Enggan Beri Target Waktu untuk Iran: Mereka Sudah Paham!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal