Ilmuwan Internasional Kaget dengan Kekuatan Tsunami di Palu

Anton Suhartono
Kondisi Palu pascagempa 7,4 SR (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Para ilmuwan terkejut dengan kekuatan tsunami yang menghantam Kota Palu, Sulawesi Tengah, pascagempa 7,4 Skala Richter (SR) pada Jumat pekan lalu.

Mereka mengira, dari magnitude gempa, seharusnya ketinggian gelombang tsunami di Palu tak setinggi itu yakni mencapai enam meter.

"Kami mengira gempa itu memang menyebabkan tsunami, tapi tidak sebesar itu," kata Jason Patton, ahli geofisika dari Humboldt State University, California, yang juga bekerja untuk konsultan Temblor, dikutip dari The New York Times, Senin (1/10/2018).

Menurut dia, ada pelajaran yang bisa diambil dari kejadian ini. "Kita lebih mungkin menemukan hal-hal yang belum pernah diamati sebelumnya," ujarnya.

Gempa yang terjadi pada sore hari itu bertitik pusat sekitar 80 kilometer sebelah utara Palu. Sekitar 30 menit kemudian, gelombang setinggi sekitar enam meter menerjang kawasan pantai, menghancurkan rumah, gedung, serta mengempaskan banyak kendaraan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 188 Orang, 1.500 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi

57 tahun lalu

Kisah Kengerian 2 Gempa Dahsyat Guncang Venezuela: Perabot Berjatuhan, Gedung Ambruk!

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal