Ilmuwan Internasional Kaget dengan Kekuatan Tsunami di Palu

Anton Suhartono
Kondisi Palu pascagempa 7,4 SR (Foto: AFP)

Kemungkinan lain, tsunami tercipta secara tidak langsung. Guncangan keras saat gempa mungkin menyebabkan longsor bawah laut yang menciptakan gelombang. Kejadian seperti itu memang tidak biasa, di antaranya terjadi saat gempa 9,64 SR di Alaska pada 1964.

Patton mengatakan, kombinasi beberapa faktor mungkin menjadi pemicu terjadinya tsunami. Untuk itu, studi tentang dasar laut akan sangat penting untuk memahami misteri di balik terjadinya tsunami pada setiap gempa.

"Kami tidak akan tahu apa penyebabnya sampai itu selesai," katanya.

Tsunami juga bisa terjadi karena posisi Palu di ujung teluk yang sempit. Garis pantai dan kontur teluk membuat arah gelombang menjadi terfokus ke teluk, sehingga gelombang menjadi tinggi begitu mendekati pantai.

Efek semacam ini pernah terjadi sebelumnya seperti di Crescent City, California dan gempa Alaska 1964.

Ilmuwan dari University of Pittsburgh, Louis Comfort, mengatakan, Indonesia hanya mengandalkan seismograf, global positioning system (GPS), serta alat pengkurur pasang surut, untuk menentukan tsunami. Menurut perempuan yang pernah terlibat dalam mendatangkan sensor tsunami di Indonesia itu, kemampuan alat-alat tersebut sangat terbatas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
8 hari lalu

Penyebab Gempa Dangkal M2,7 Guncang Bekasi, Ini Penjelasan BMKG

Megapolitan
8 hari lalu

Gempa Bekasi Terasa Cukup Kuat di Cikarang hingga Karawang

Nasional
8 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bekasi, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Nasional
21 hari lalu

Gempa Besar M6,3 Guncang Vilyuchinsk Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal