Ilmuwan Internasional Kaget dengan Kekuatan Tsunami di Palu

Anton Suhartono
Kondisi Palu pascagempa 7,4 SR (Foto: AFP)

Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS memiliki telknologi canggih menggunakan 39 sensor dasar laut yang dapat mendeteksi perubahan tekanan yang sangat kecil sekalipun. Alat ini bisa membantu menunjukkan jalur tsunami. Data tersebut kemudian disampaikan dan dianalisis melalui satelit, lalu hasilnya dikeluarkan dalam bentuk peringatan.

Comfort mengatakan, Indonesia sebenarnya memiliki 22 sensor, namun tidak berfungsi lagi karena rusak.

Proyek yang sedang dikerjakannya akan membawa sensor baru ke Indonesia, yakni menggunakan sistem komunikasi bawah laut. Alat ini memiliki keuntungan karena akan terhindar dari kerusakan akibat terkena jeratan nelayan atau rusak akibat ditabrak kapal di permukaan.

Dia telah mendiskusikan proyek tersebut dengan tiga lembaga pemerintah Indonesia. Namun rencana untuk memasang prototipe sistem tersebut di Sumatera bagian barat pada bulan lalu ditangguhkan.

"Indonesia berada di Ring of Fire, tsunami akan terjadi lagi," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Gempa Besar M6,6 Guncang Antartika, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Nasional
13 hari lalu

Breaking News: Gempa Terkini Magnitudo 5,7 Guncang Lebong Bengkulu

Internasional
17 hari lalu

Gempa Misterius di Pangkalan Militer AS Area 52 Nevada Bersamaan dengan Perang Iran

Internasional
18 hari lalu

Gempa Misterius Guncang Fasilitas Militer Rahasia AS di Nevada, Uji Coba Senjata Nuklir?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal