Ilmuwan Internasional Kaget dengan Kekuatan Tsunami di Palu

Anton Suhartono
Kondisi Palu pascagempa 7,4 SR (Foto: AFP)

Gelombang tsunami juga menerjang Donggala, meskipun dampak kerusakannya tak separah di Palu.

Tsunami tinggi sering kali terjadi sebagai hasil dari gempa megathrust. Bagian kerak bumi mengalami deformasi, bergerak secara vertikal di sepanjang patahan. Hal ini menyebabkan gelombang berkecepatan tinggi melintasi cekungan samudera dengan jangkauan hingga ribuan kilometer dari titik pusat gempa.

Gempa bumi dan tsunami setinggi 30 meter di Aceh pada 2004 menewaskan hampir seperempat juta orang di Indonesia dan negara lain dihasilkan dari gempa 9,1 SR.

Berbeda dengan gempa di Sulteng di mana gerakannya horizontal. Gerakan semacam itu biasanya tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Tetapi dalam keadaan tertentu, bisa," kata Patton.

Menurut dia, pergerseran sesar mungkin mengalami gerakan vertikal yang dapat mengangkat air laut. Zona patahan sesar, yang panjangnya diperkirakan sekitar 112 km, dapat melewati daerah di mana dasar laut naik atau turun. Saat patahan bergerak akibat gempa, dia akan mendorong air laut di depan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Gempa Dahsyat Kolombia: 224 Orang Tewas, Ribuan Lainnya Hilang

1 hari lalu

Gempa M7,4 Kolombia, Detik-Detik Gedung Ambruk Nyaris Hantam Warga

1 hari lalu

Update Gempa Kolombia: 132 Orang Tewas, 86 Gedung Runtuh termasuk Rumah Sakit

1 hari lalu

Kolombia Diguncang Gempa Besar M7,4, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal