Indonesia Resmi Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB, Ini Tugasnya

Nathania Riris Michico
Duta Besar Dian Triansyah Djani menancapkan bendera merah-putih di markas besar PBB. (Foto: doc. PTRI New York)

Indonesia Menjadi Presiden DK PBB

Berdasarkan situs PBB, www.un.org, Indonesia juga akan menjabat posisi Presiden Dewan Keamanan PBB pada Mei 2019.

“Jabatan presiden DK dipegang oleh masing-masing anggota secara bergantian, selama satu bulan, dengan urutan berdasarkan alfabet nama negara,” tulis keterangan di situs tersebut.

DK PBB memiliki lima anggota tetap (Amerika Serikat, Inggris, Prancis, China, dan Russia) dan 10 anggota yang dipilih majelis untuk masa jabatan dua tahun.

Lima negara dipilih sebagai anggota tidak tetap setiap tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Putin Soroti Posisi Strategis Indonesia: Negara Besar dengan Populasi Muslim Terbesar

1 hari lalu

Prabowo Tegaskan RI Jalankan Politik Luar Negeri Bebas dan Aktif: Seribu Teman Terlalu Sedikit

1 hari lalu

Prabowo Pidato di Forum EEF 2026 Vladivostok: Samudra Pasifik Hubungkan Indonesia-Rusia

1 hari lalu

Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok: RI-Rusia Miliki Ikatan Sejarah Lebih 5 Dasawarsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal