Indonesia Tegaskan Tak Campuri Urusan Dalam Negeri Myanmar, tapi

Antara
Retno Marsudi (Foto: Kemlu RI)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan negara-negara anggota ASEAN menghormati prinsip non-intervensi dalam menyikapi krisis politik di Myanmar, namun mendorong restorasi demokrasi di negara itu.

Retno menegaskan prinsip untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri di kalangan anggota ASEAN merupakan keharusan.

"Saya sampaikan, tidak ada satu pun negara anggota ASEAN yang memiliki intensi untuk melanggar prinsip non-intervensi,” kata Retno, usai mengikuti pertemuan khusus ASEAN membahas krisis Myanmar, yang digelar virtual, Selasa (2/3/2021).

Hanya saja, lanjut dia, sebagai sesama anggota ASEAN, Indonesia menyerukan Myanmar agar juga menjalankan prinsip serta nilai lain yang terkandung dalam Piagam ASEAN, termasuk demokrasi, penghormatan terhadap HAM, pemerintahan yang baik, supremasi hukum, dan pemerintahan konstitusional.

Indonesia akan terus mendorong restorasi demokrasi di Myanmar dengan mengutamakan keinginan dan kepentingan rakyatnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo ke PM Lawrence Wong: Singapura Tetangga Dekat, Stabilitas Jadi Kepentingan Bersama

57 tahun lalu

PM India Narendra Modi bakal Kunjungi Indonesia 6-8 Juli 2026, Ini Agendanya

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Wilayah RI Paling Terdampak Fenomena El Nino, di Mana Saja?

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal