Ini Hasil Pertemuan Luar Biasa OKI Bahas Status Yerusalem

Anton Suhartono
Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara di pertemuan luar biasa OKI di Istanbul (Foto: Reuters)

ISTANBUL, iNews.id – Para kepala negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) sepakat mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. Ini merupakan poin penting dari Deklarasi Istanbul yang ditelurkan dalam pertemuan luar biasa OKI pada Rabu 13 Desember 2017.

Deklarasi ini sekaligus mementahkan pengakuan sepihak Amerika Serikat yang pada pekan lalu menyatakan bahwa Israel lah yang berhak atas Yerusalem.

Hasil pertemuan juga meminta pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mempertimbangkan kembali pernyataannya soal status Yerusalem.

"Kami meminta pemerintahan Trump untuk mempertimbangkan kembali keputusannya yang melanggar hukum dan menciptakan kekacauan di wilayah itu,  serta membatalkan langkah kelirunya,” demikian isi Deklarasi Istanbul, dikutip dari Reuters, Kamis (14/12/2017).

Secara pemerintahan, para kepala negara juga menyampaikan pernyataan keras soal status Yerusalem. Presiden Turki Tayyip Erdogan bahkan menyebut Israel sebagai negara penjajah dan teroris.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Kepala Bappisus Bongkar Alasan Prabowo Bawa RI Gabung BoP: Tanpa Bargaining Power, Kita Tak akan Didengar

Internasional
5 hari lalu

Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Internasional
7 hari lalu

Dihujani Rudal, Negara-Negara Arab Kirim Peringatan Terakhir untuk Iran

Internasional
7 hari lalu

Turki: Israel Tak Ingin Ada Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal