Ini Pernyataan Kontroversial Duterte soal Pelaku Narkoba Layak Dibunuh

Anton Suhartono
Presiden Rodrigo Duterte (Foto: AFP)

Berikut pernyataan-pernyataan kontroversial Duterte soal narkoba, sebagaimana dirangkum AFP, Sabtu (11/11/2017):

16 Maret 2016

“Jika saya menjadi presiden, saya akan perintahkan polisi dan militer untuk menemukan orang-orang ini dan membunuhnya.”

30 Juni 2016

“Jika Anda mendapati orang pecandu, silakan bunuh mereka. Jika orangtua mereka yang melakukannya, ini akan sangat menyakitkan.”

6 Agustus 2016

“Kampanye untuk menembak hingga tewas akan terus berlangsung sampai akhir jabatan saya. Saya tidak peduli dengan HAM, percayalah pada saya.”

12 Desember 2016

“Saya bisa melakukannya (membunuh) seorang diri, hanya ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa jika saya saja bisa bisa, mampukah Anda? “

27 Oktober 2017

“Lupakan apa yang mereka katakan (aktivis HAM). Masalah dengan hama-hama ini, mereka mengundang komisi HAM (PBB) dan semuanya hanya untuk menunjukkan statistik, ini 10 ribu orang tewas. Apa-apan ini, sebenarnya mereka bisa menambah jumlahnya, bikin saja 50 ribu.”

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Penembakan di Sekolah Filipina Terjadi Lagi, Korban Berjatuhan

2 hari lalu

Eks Presiden Filipina Duterte untuk Pertama Kali Hadir di Pengadilan Kriminal Internasional

6 hari lalu

Kapal Feri Terbakar di Filipina, 30 Jenazah Ditemukan Terjebak Mengenaskan

9 hari lalu

Kapal Feri Terbakar di Filipina, 5 Orang Tewas 87 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal