Laporan Intelijen AS Sebut Pangeran Mohammed bin Salman Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Anton Suhartono
Mohammed bin Salman (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi, sebagaimana bunyi laporan intelijen Amerika Serikat yang dirilis Jumat (26/2/2021). 

Khashoggi dibunuh oleh agen intelijen di kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018.  Disebutkan, MBS menyetujui operasi untuk menangkap atau membunuh Khashoggi.

Khashggi, kontributor The Washington Post yang tinggal di AS, kerap mengkritik kebijakan MBS. Jasadnya dimutilasi setelah dibunuh oleh agen intelijen dan hingga kini belum ditemukan.

"Kami menilai Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyetujui operasi di Istanbul, Turki, untuk menangkap atau membunuh jurnalis Jamal Khashoggi," demikian pernyataan Kantor Direktur Intelijen Nasional AS, dalam laporan tersebut, dikutip dari Reuters, Sabtu (27/2/2021).

Badan intelijen menggunakan dasar penilaiannya atas fakta bahwa MBS bertanggung jawab atas pengambilan keputusan dalam organisasi intelijen serta dukungan untuk menggunakan tindakan kekerasan dalam membungkam para pembangkang di luar negeri, termasuk Khashoggi.

"Sejak 2017, Putra Mahkota memiliki kendali mutlak atas lembaga keamanan dan intelijen Kerajaan, sehingga sangat tidak mungkin pejabat Saudi akan melakukan operasi seperti ini tanpa seizinnya," bunyi laporan.

Terkait laporan ini, Departemen Luar Negeri memberlakukan sanksi kepada mereka yang diduga terlibat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Bill Gates Minta Maaf Berhubungan dengan Predator Seks Jeffrey Epstein: Saya Bodoh!

Internasional
10 jam lalu

Tegas, Rusia Tak Akan Biarkan Iran Sendirian Hadapi Konflik dengan AS

Internasional
11 jam lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Internasional
13 jam lalu

Iran Rilis Data Resmi Korban Tewas Demonstrasi Rusuh, Segini Jumlahnya

Internasional
13 jam lalu

Mantan Menhan Israel Takut Negaranya Dihujani Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal