Intelijen AS Terlibat dalam Pembebasan 4 Sandera Israel yang Tewaskan 274 Warga Palestina

Anton Suhartono
Jake Sullivan membenarkan keterlibatan intelijennya dalam pembebasan 4 sandera Israel di kamp pengungsi Nuseirat, Gaza (Foto: Reuters)

Meski demikian dia menilai solusi diplomatik seharusnya lebih dikedepankan ketimbang menggunakan kekuatan militer untuk membebaskan semua sandera.

Operasi yang digelar di dua lokasi tersebut harus mengorbankan lebih dari 270 nyawa warga Palestina serta melukai 700 lainnya. Militer Zionis tanpa pandang bulu membombardir kamp pengungsi yang padat penduduk itu, dari udara maupun darat.

Saksi menggambarkan situasi mengenaskan, banyak mayat bergelimpangan di jalanan dekat pasar dalam kondisi tubuh tak utuh.

Serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 hingga 9 Juni 2024 telah membunuh lebih dari 37.000 orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak. Selain itu hampir 84.500 lainnya terluka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Nah, Mantan Jenderal Israel Sebut Negaranya di Ambang Kehancuran

13 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel: Upaya Netanyahu Batalkan Hasil Pemilu Gagal

14 jam lalu

Iran Masukkan Aset Keuangan AS dan Israel dalam Daftar Target, Perang Bisa Meluas

14 jam lalu

Pamer Senjata, Iran: Persediaan Rudal Kami Bertambah 1,5 Kali Lipat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal