Iran Belum Tanggapi Undangan Trump untuk Berunding, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Iran belum merespons udangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk berunding (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran belum merespons udangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk berunding. Namun Iran akan mendalami maksud undangan itu terlebih dulu sebelum membuat keputusan.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menilai, sejauh ini AS belum menunjukkan keseriusan untuk berunding karena tak ada kesesuaian antara tindakan dengan kata-kata. Baru-baru ini pemerintah AS menjatuhkan sanksi kepada menteri energi Iran.

Sebelumnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian dengan tegas menentang undangan Trump. Mereka juga menolak seruan publik untuk melanjutkan kembali perundingan nuklir. Alasannya AS telah menipu dan melakukan intimidasi terhadap Iran.

Juru Bicara Kemlu Iran Esmaeil Baghaei mengatakan pemerintahannya segera memberikan tanggapan diplomatik secara resmi terhadap undangan Trump tersebut.

"Sejauh ini, kami tidak memiliki alasan untuk memublikasikan surat (Trump). Tanggapan kami terhadap surat ini akan disampaikan melalui saluran yang tepat, setelah pemeriksaan penuh," kata Baghaei, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (18/3/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

9 jam lalu

Trump Sebut Iran Sekarat: Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji Tentara

12 jam lalu

Trump: Jika AS Dipimpin Presiden Cerdas, Kim Jong Un Akan Berlaku Baik

14 jam lalu

Trump Akui Iran Tangguh Hadapi Tekanan: Tapi Mereka Sedang Sekarat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal