Iran Bentuk Divisi Kapal Induk Pengangkut Drone Tempur, Peringatan bagi AS 

Anton Suhartono
Iran membentuk divisi AL pengangkut drone di Samudera Hindia (Foto: WANA via Reuters)

DUBAI, iNews.id - Iran pada Jumat (15/7/2022) mengumumkan pembentukan divisi kapal induk pembawa drone pertama di Samudera Hindia. Tak disebutkan berapa banyak kapal perang permukaan, kapal selam, serta drone yang memperkuat divisi tersebut. Namun setiap kapal bisa membawa 50 drone tempur maupun pengintai.

Stasiun televisi Iran melaporkan drone yang ditampilkan dalam pembentukan divisi Angkatan Laut itu adalah Pelican, Arash, Homa, Chamrosh, Jubin, Ababil-4, dan Bavar-5.

Pengumuman ini disampaikan saat kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke Timur Tengah. Biden berkunjung ke Israel, Palestina, dan Arab Saudi.

Pada Senin lalu, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, Iran kemungkinan bersiap memasok ratusan drone ke Rusia, termasuk yang memiliki kemampuan senjata. Negeri Para Mullah itu juga disebut bersiap melatih pasukan Rusia untuk menggunakannya.

Menteri Luar Negeri (menlu) Iran Hossein Amirabdollahian membantah pernyataan Sullivan saat berbicara melalui panggilan telepon dengan mitranya dari Ukraina, Dmytro Kuleba.

“Amirabdollahian menolak tuduhan tak berdasar baru-baru ini oleh (Sullivan) tentang drone Iran yang dikirim ke Rusia untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina, dengan mengatakan klaim seperti itu, bertepatan dengan kunjungan Biden ke wilayah Palestina yang diduduki (Israel), sejalan dengan tujuan politik tertentu,” demikian laporan media pemerintah Iran.

Sementara itu Biden dan Perdana Menteri Israel Yair Lapid meneken kesepakatan untuk menolak senjata nuklir Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
18 menit lalu

Wapres JD Vance: AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai

Internasional
2 jam lalu

Kapal Perang AS Dilaporkan Mulai Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Ini Kata Iran

Nasional
15 jam lalu

2 Kapal Tanker Indonesia Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran: Ada Protokol Ketat

Internasional
19 jam lalu

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal