Iran Kecam Draf Resolusi PBB, AS-Israel Agresor tapi Malah Dapat Penghargaan

Anton Suhartono
Iran mengecam keras draf resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengutuk serangan Teheran terhadap negara-negara Arab (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Iran mengecam keras draf resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengutuk serangan Teheran terhadap negara-negara Arab. Teheran menilai, resolusi tersebut tidak adil karena justru memberi “penghargaan” kepada agresor, yakni Amerika Serikat (AS) dan Israel, sementara Iran sebagai korban malah disalahkan.

Pemerintah Iran menilai draf resolusi yang diajukan negara-negara Teluk itu mencoba membalikkan fakta dengan memosisikan Iran sebagai agresor. Padahal, serangan militer yang dilakukan AS dan Israel telah menimbulkan korban sipil besar di wilayah Iran.

Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, memperingatkan Dewan Keamanan PBB agar berhati-hati sebelum mengadopsi resolusi tersebut. Dia menilai sebagian anggota Dewan Keamanan mencoba memutarbalikkan posisi korban dan pelaku agresi.

“Beberapa anggota Dewan (Keamanan PBB) berusaha untuk membalikkan peran serta posisi korban dan agresor,” kata Iravani, di Markas Besar PBB, New York, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (12/3/2026).

Draf resolusi yang diajukan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) itu mengutuk serangan rudal dan drone Iran terhadap Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, serta Yordania. Selain itu, resolusi tersebut juga menuntut penghentian segera semua serangan Iran terhadap negara-negara tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz 100%, Ini Komentar Iran

2 hari lalu

Trump Klaim AS Bikin Iran Tak Berdaya di Selat Hormuz: Mereka Bangkrut!

2 hari lalu

Trump Sebut Iran Tak Sanggup Gaji Tentara: Mereka Inflasi 300%!

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal