Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

Anton Suhartono
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik krisis perbatasan yang mengguncang Spanyol (Foto: AP)

Iran menyebut gelombang migrasi tersebut sebagai operasi yang telah dirancang. Dalam pernyataannya, Teheran menilai krisis itu merupakan "hadiah" bagi kelompok sayap kanan ekstrem Eropa sekaligus hukuman bagi negara-negara yang tidak mengikuti keinginan AS dan Israel.

"Kekaisaran (AS) tidak pernah menoleransi pembangkangan," demikian pernyataan Iran, seperti dikutip dari RT, Selasa (4/8/2026).

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah AS maupun Israel terkait tuduhan tersebut. Namun Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon mengecam cara Spanyol menangani krisis perbatasan itu.

Sementara itu, krisis perbatasan Maroko-Spanyol telah menewaskan sedikitnya 86 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tenggelam di laut atau terinjak-injak ketika berusaha menerobos pos pemeriksaan perbatasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rupiah Kembali Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Rp18.160 per Dolar AS

1 hari lalu

Mencekam! Rekaman Kopilot Jet Pribadi Sebelum Jatuh di Florida: Kami Akan Hantam Tanah!

1 hari lalu

AS Serang Iran Lagi, Ledakan Terdengar di Pulau Qeshm

1 hari lalu

Qatar Kutuk Netanyahu, Tak Terima Dituduh Cawe-Cawe Pemilu Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal