Iran Tak Takut Ancaman AS Lanjutkan Program Nuklir: Ini Kebanggaan Bangsa!

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menegaskan Iran tidak akan menghentikan program nuklirnya meski mendapat ancaman Amerika Serikat (Foto: AP)

Sementara itu, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Utusan Khusus Presiden Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, telah membuka saluran komunikasi dengan pihak Iran. Namun pembicaraan itu disebut masih sangat awal dan belum menjanjikan kemajuan nyata.

Iran juga menyinggung serangan militer Israel yang berlangsung antara 13 hingga 24 Juni lalu. Kementerian Kesehatan Iran mencatat sedikitnya 935 orang tewas dan lebih dari 5.300 lainnya luka-luka akibat serangan yang disebut didukung oleh AS. Sebagai balasan, serangan Iran ke wilayah Israel menewaskan 29 orang dan melukai lebih dari 3.400, menurut data Universitas Ibrani Yerusalem.

Dengan situasi yang terus memanas, masa depan perundingan nuklir Iran-AS kini berada di persimpangan. Iran menegaskan bahwa jalan menuju diplomasi tetap terbuka, namun hanya jika kedaulatan dan keamanannya benar-benar dihormati.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

AS Serang Venezuela, Rusia Sindir Ambisi Trump Raih Nobel Perdamaian

Internasional
48 menit lalu

Di Bawah Tekanan Militer, Venezuela Dipaksa Buka Ladang Minyak untuk AS

Internasional
8 jam lalu

Trump Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Internasional
10 jam lalu

PM Denmark Frederiksen: Jika AS Serang Greenland, NATO Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal