Iran Tuduh Israel Gunakan Amunisi Uranium Terdeplesi dalam Perang, Apa Bahayanya?

Anton Suhartono
Iran menuding Israel menggunakan amunisi uranium terdeplesi (depleted uranium/DU) selama perang (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran menuding Israel menggunakan amunisi berbahan uranium terdeplesi (depleted uranium/DU) dalam serangan udaranya terhadap sejumlah fasilitas bawah tanah milik Iran. Tuduhan ini memicu kekhawatiran mengenai dampak lingkungan dan kesehatan dari senjata kontroversial pasca-perang.

Meski belum ada bukti atau konfirmasi resmi dari Israel, dugaan ini diperkuat oleh laporan kerusakan besar pada bunker dan instalasi militer Iran yang memiliki sistem pertahanan struktural sangat kuat. Para analis menilai bahwa amunisi konvensional biasa tidak cukup untuk menembus lapisan baja dan beton tebal seperti itu, menjadikan DU sebagai kandidat paling masuk akal.

Bahaya terhadap Lingkungan dan Kesehatan

Penggunaan uranium terdeplesi menimbulkan kontroversi besar karena residu dari ledakannya dapat berubah menjadi debu halus radioaktif. Debu ini bisa terhirup oleh manusia dan hewan, atau mencemari tanah dan air. Sejumlah penelitian menyebutkan paparan DU bisa meningkatkan risiko kanker, kerusakan ginjal, kelainan genetik, hingga gangguan pernapasan.

Jejak penggunaan DU dalam konflik masa lalu seperti Perang Teluk 1991 dan invasi Irak 2003 masih bisa dideteksi hingga sekarang. 

Wilayah-wilayah tersebut mengalami peningkatan kasus kelainan kesehatan, terutama pada anak-anak dan populasi sipil, meskipun hubungan langsung dengan DU masih menjadi perdebatan ilmiah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gawat! Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Telah Berakhir

57 tahun lalu

Iran Ancam Bikin Timur Tengah Membara Lagi, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS

57 tahun lalu

Perang Lagi! AS Gempur 80 Target Iran, Dibalas Serangan 85 Lokasi Pangkalan Militer Timur Tengah

57 tahun lalu

Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Sirine Meraung-raung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal