Israel Batasi Warga Palestina Beribadah Ramadhan di Masjid Al Aqsa, Hanya 10.000 Orang

Anton Suhartono
Israel akan membatasi jumlah warga Palestina yang boleh memasuki Masjid Al Aqsa selama Ramadhan, yakni hanya 10.000 orang (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Kepolisian Israel akan membatasi jumlah warga Palestina dari Tepi Barat yang boleh memasuki Masjid Al Aqsa selama Ramadhan. Hanya 10.000 warga Palestina di Tepi Barat yang boleh memasuki tempat suci ketiga bagi umat Islam ini setiap hari sepanjang Ramadhan. Padahal daya tampung kompleks Masjid Al Aqsa bisa mencapai ratusan ribu orang.

Izin di antaranya akan diberikan kepada laki-laki berusia di atas 55 tahun dan perempuan berusia di atas 50 tahun.

Israel selalu membatasi jumlah warga Palestina yang boleh beribadah di Masjid Al Aqsa setiap Ramadhan, memicu bentrokan. Biasanya bentrokan pecah setelah pelaksanaan Salat Tarawih karena pasukan Zionis melarang warga berkumpul.

Selain itu otoritas Israel juga melarang tahanan Palestina yang baru dibebaskan dalam kesepakatan pertukarann tahanan dengan Hamas, beribadah di Masjid Al Aqsa selama Ramadhan.

Stasiun televisi Israel KAN melaporkan, warga Palestina yang dibebaskan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata tahap pertama dengan Hamas sejak 19 Januari lalu, tak akan dibolehkan memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur.

Kepolisian Israel juga akan mengerahkan 3.000 personel setiap hari. Mereka ditempatkan di berbagai pos pemeriksaan menuju Yerusalem Timur dan Masjid Al Aqsa selama Ramadhan.

Israel telah membebaskan ratusan tahanan Palestina sejak 19 Januari. Pembebasan tahanan Palestina gelombang ketujuh pada Sabtu lalu, sebanyak 620 orang, ditunda memicu ketegangan baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 menit lalu

Israel Masih Tutup Masjid Al Aqsa, Liga Arab Peringatkan Dampak Serius 

Internasional
29 menit lalu

Netanyahu Rilis Video Bantah Tewas Dibom Iran, Tunjukkan Jarinya Masih Utuh

Internasional
51 menit lalu

Israel Akan Panggil 450.000 Pasukan Cadangan, Gelar Serangan Darat ke Lebanon

Internasional
1 jam lalu

Heboh! Netanyahu Tak Ikut Rapat Kabinet untuk Pertama Kali sejak Perang Iran, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal