Israel Murka Anggota Parlemennya Dilarang Masuk Australia, Bawa-Bawa Hamas

Anton Suhartono
Itamar Ben Gvir mengkritik keputusan Australia melarang anggota parlemen sayap kanan, Simcha Rothman, memasuki Australia (Foto: X)

TEL AVIV, iNews.id - Para politisi Israel mengkritik keputusan Australia melarang anggota parlemen sayap kanan radikal, Simcha Rothman, memasuki negara itu.

Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir menyebut keputusan itu sebagai bentuk dukungan aktif pemerintah Australia kepada Hamas. Politikus kontroversial yang kerap melecehkan Masjid Al Aqsa itu juga menyebut larangan Australia terhadap Rothman merupakan noda sejarah dan aib bagi pemerintah Negeri Kangguru.

"Cemooh dari aktivis sayap kiri Israel, kolaborator Hamas, dan mereka yang mendistorsi citra Israel di dunia adalah skandal yang tidak akan pernah terhapus," kata Ben Gvir, dalam komentarnya di media sosial X, dikutip Selasa (19/8/2025).

Kritikan terhadap Australia juga datang dari Benny Gantz, pemimpin partai oposisi Biru-Putih.

"Meski terdapat perbedaan politik dan ideologis yang signifikan antara saya dan anggota Knesset Simcha Rothman, keputusan Australia untuk mencegahnya masuk bukan hanya sangat keliru, tapi juga sangat munafik," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

4 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

4 hari lalu

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

4 hari lalu

Iran Lipat Gandakan Produksi Senjata, Siap-Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal