Israel Sahkan UU Negara Yahudi, Warga Arab: Rasis dan Diskriminatif

Nathania Riris Michico
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Pool)

YERUSALEM, iNews.idIsrael mengesahkan undang-undang yang menyatakan negara itu sebagai bangsa Yahudi, Kamis (19/7/2018). Dalam undang-undang disebutkan hanya orang Yahudi yang memiliki hak menentukan nasib di negara tersebut.

"Israel adalah tanah air bersejarah dari orang-orang Yahudi dan mereka memiliki hak eksklusif untuk menentukan nasib sendiri," demikian isi undang-undang tersebut, seperti dilaporkan Reuters.

UU tersebut juga melucuti bahasa Arab dari statusnya sebagai bahasa resmi bersama bahasa Ibrani. Status bahasa Arab diturunkan menjadi khusus, yang memungkinkannya tetap digunakan secara berkelanjutan di lembaga-lembaga Israel.

UU itu juga menginstruksikan pengadilan untuk memerintah sesuai dengan hukum ritual Yahudi ketika tidak ada langkah hukum yang relevan.

"Negara memandang perkembangan masyarakat Yahudi sebagai kepentingan nasional dan akan bertindak untuk mendorong dan mempromosikan pembentukannya," demikian isi UU tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Tragis! Cari Nafkah ke Uni Emirat, Warga Bangladesh Tewas Tertimpa Puing-Puing Drone

Internasional
10 jam lalu

Israel Tak Terima Disalahkan atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Tuding Hizbullah

Internasional
16 jam lalu

PBB Ungkap Penyelidikan Awal Terbunuhnya 2 Prajurit TNI di Lebanon, Ini Hasilnya

Internasional
21 jam lalu

Keji! Israel Akan Hancurkan Seluruh Rumah Warga Lebanon di Perbatasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal