Israel Serang Perbatasan Rafah, Hamas Bandingkan dengan Kelakuan Nazi

Anton Suhartono
Hamas menuduh Israel melakukan eskalasi berbahaya dengan merebut perbatasan Rafah dengan Mesir (Foto: Reuters)

“Kejahatan ini, terjadi setelah Hamas mengumumkan persetujuan terhadap proposal (gencatan senjata) mediator, menegaskan niat pendudukan (Israel) untuk mengganggu upaya mediasi gencatan senjata dan pembebasan tahanan,” demikian isi pernyataan.

Hamas juga menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) dan komunitas internasional untuk menekan Israel guna menghentikan eskalasi.

Israel Minta Organisasi Internasional Mengungsi

Israel meminta organisasi-organisasi internasional untuk mengungsi dari Rafah di mana operasi militer sedang berlangsung.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, bantuan kemanusiaan akan terus mengalir ke Gaza meski ada serangan militer.

Ini bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan, Israel menutup perbatasan Karem Shalom sejak kemarin dan Rafah yang membuat bantuan kemanusiaan mustahil masuk.

Kondisi ini mengancam semakin meluasnya kelaparan dan pemadaman listrik lebih luas. Ini akan sangat mengganggu rumah sakit dalam menangani para korban perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

6 jam lalu

Brutal! Menteri Radikal Israel Serukan Militer Bunuh 30-40 Warga Gaza Setiap Malam

7 jam lalu

Diam-Diam, Utusan Trump Jared Kushner Bertemu Pemimpin Hamas di Mesir

21 jam lalu

Salurkan Bantuan Gempa di NTT, BNI Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal