Israel Terpecah soal Perang Gaza, Para Jenderal Vs Politisi Sayap Kanan Yahudi

Anton Suhartono
Menhan Israel Yoav Gallant menuntut strategi perang dan pasca-perang yang jelas dari PM Netanyahu (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel terpecah terkait perang di Jalur Gaza, Palestina. Menteri Pertahanan (Menhan) Yoav Gallant menuntut strategi perang dan pasca-perang yang jelas kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Israel mengerahkan kembali pasukannya ke kamp Jabalia, Gaza Utara, sejak sepekan terakhir. Kembalinya pasukan ke Jabalia memecah konsentrasi pasukan Zionis yang sedang fokus melakukan operasi darat di Rafah, Gaza Selatan.

Israel sebelumnya mengklaim telah menguasai wilayah itu sejak beberapa bulan lalu, namun ternyata para pejuang Gaza masih memberikan perlawanan sengit.

Serangan ke kamp Jabalia seperti jebakan dari para pejuang Gaza, menyebabkan banyak tentara Israel yang menjadi korban. Berbeda dengan serangan darat pertama beberapa bulan lalu, kini pasukan Israel masuk lebih ke dalam ke blok-blok gedung tempat tinggal. Personel dan tank-tank Israel hanya menjadi sasaran empuk tembakan para pejuang.

Selain itu Menhan Gallant juga tak setuju dengan usulan Netanyahu yang akan membentuk pemerintahan militer di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Band Massive Attack Dilarang Tampil Lagi di Singapura usai Kibarkan Bendera Palestina saat Konser

16 jam lalu

Pengadilan Israel Batalkan Rencana Menteri Radikal Pelihara Buaya di Penjara Tahanan Palestina

20 jam lalu

Para Jenderal Israel Peringatkan Dampak Kekerasan Pemukim Yahudi Lebih Dahsyat dari Serangan Hamas

21 jam lalu

Trump Klaim Iran Mohon-Mohon kepada AS Batalkan Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal