Jenderal Armageddon Rusia Menghilang Pasca-Pemberontakan, Dibunuh?

Anton Suhartono
Sergei Surovikin, sang Jenderal Armageddon Rusia menghilang pasca-pemberontakan Wagner Group (Foto: Reuters)

Jika terbukti bersalah, pria yang dikenal karena kebrutalannya itu bisa menghadapi tuduhan makar dan hukuman penjara hingga 20 tahun.

Laporan Moscow Times, mengutip sumber pejabat Rusia, mengungkap Surovikin mendukung Prigozhin saat pemberontakan.   

"Rupanya, dia (Surovikin) memihak (Prigozhin selama pemberontakan)," kata sumber tersebut.

Sumber lain yang dekat dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengonfirmasi Surovikin ditangkap, namun tidak memberikan perinciannya.

Surovikin dipercaya Putin untuk menjadi komandan Rusia dalam perang di Ukraina selama 3 bulan, yakni pada Oktober 2022 hingga Januari 2023. Saat itu banyak pihak yang percaya jenderal angkatan udara itu akan menerapkan taktik kebrutalan seperti dia lakukan di Suriah.

Julukan Jenderal Armageddon dia dapat atas peran berdarahnya dalam konflik di Timur Tengah. Pasukan di bawah komandonya membunuh ribuan warga sipil dan meratakan Kota Aleppo, Suriah, pada 2016. Aleppo pun berubah menjadi kota neraka. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal