Jenderal Min Aung Hlaing Janjikan Pemilu Myanmar yang Demokratis Pascakudeta

Anton Suhartono
Min Aung Hlaing (Foto: MRTV via Reuters)

YANGON, iNews.id - Pemimpin Myanmar hasil kudetaMin Aung Hlaing menegaskan segera menggelar pemilu untuk mengisi kepemimpinan setelah penggulingan Aung San Suu Kyi pada Senin pekan lalu.

Pernyataan itu disampaikan Min dalam pidato pertamanya kepada publik melalui televisi pada Senin (8/2/2021) setelah puluhan ribu warga Myanmar berunjuk rasa di penjuru negeri menentang kudeta.

Min tidak menyebutkan kapan pemilu akan diadakan, namun justru kembali menegaskan pemilu yang digelar pada November 2020 dan dimenangkan oleh partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), curang.

Dia menuduh komisi pemilihan umum memanfaatkan pandemi Covid-19 sebagai alasan untuk mencegah kampanye yang adil.

Untuk saat ini, kata Min, pemerintahannya akan memberlakukan sistem demokrasi yang benar dan disiplin, berbeda dengan era pemerintahan junta militer sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
26 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

27 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

27 hari lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

27 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal